Bandar Bola Online – CAS Tolak Banding Mantan Anggota Exco FIFA

Bandar Bola Online -Pengadilan Arbitrase Olahraga (CAS), Jumat (24/2/2012), menolak banding mantan anggota Komitme Eksekutif (Exco) FIFA, Amis Adamu, atas skorsing larangan tiga tahun beraktivitas dalam sepak bola. Hukuman itu dijatuhkan Komitme Etik FIFA, dalam kasus meminta suap terkait pencalonan tuan rumah Piala Dunia 2018 dan 2022. CAS menguatkan hukuman Komitme Etik FIFA, yang menskors Adamu dari seluruh kegiatan sepak bola hingga Oktober 2013.

Panel CAS yang beranggotaan tiga hakim bahkan menilai, hukuman itu relatif lunak jika melihat seriusnya pelanggaran. Panel CAS menekankan petingnya para pejabat teras sepak bola untuk tidak hanya harus bersikap jujur, tetapi harus benar-benar dan tidak diragukan untuk dilihat bertindak jujur, demikian kutipan amar putusan CAS.

Adamu, saat direkam dengan kamera tersembunyi oleh reporter koran The Sunday Times yang menyamar sebagai juru lobi, meminta uang 800.000 dolar AS (sekitar Rp 7,2 miliar), untuk menentukan voting penentuan tuan rumah Piala Dunia 2018 dan Piala Dunia 2022. Ia menyebutkan, uang suap itu akan digunakan untuk membangun lapangan artifisial di negara asalnya, Nigeria. Ungkap Bandar Bola Online.

CAS menyatakan, mereka menolak argumen Adamu bahwa bukti untuk menghukum dirinya tidak dapat diterima, karena diperoleh dengan cara ilegal. Panel CAS bahkan tidak yakin bahwa wartawan The Sunday Times berbuat ilegal. Adamu juga mengklaim telah menjadi korban pelanggaran hak pribadi, demikian keterangan CAS. Dengan segala hormat pada Dr Adamu, panel CAS sangat yakin bahwa dia jauh dari secara aktif dan nyata menolak tawaran tidak pantas, yang diajukan orang-orang yang diduga juru lobi.

Skandal Adamu dan lima pejabat senior FIFA lainnya, menghiasi beberapa pekan sebelum voting pemungutan suara penentuan tuan rumah Piala Dunia 2018 dan 2022, Desember 2010. Akibat membayar denda kepada FIFA sebesar 10.000 franc Swiss (Rp 101 juta). Kasus Adamu merupakan kasus pertama, di mana panel CAS menangani perkara terkait Kode FIFA. Kode Etik FIFA ini juga digunakan FIFA untuk menghukum mantan Presiden Konferensi Sepak Bola Asia (AFC), Mohamed Bin Hammam, dengan skors seumur hidup dari aktivitas sepak bola di seluruh dunia terkait suap pada pejabat sepak bola di Karibia. Seperti Adamu, Bin Hammam juga mengajukan banding ke CAS, yang perkaranya akan diusut pada 18-19 April mendatang.

 

 

Post by   :    Bandar Bola Judi

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>